Masa depan Marcus Rashford kembali jadi sorotan di tengah musim ini. Penyerang timnas Inggris itu sedang menjalani masa peminjaman di Barcelona dan menunjukkan performa yang cukup mengesankan. Gol dan assist yang ia ciptakan membuat namanya kembali diperhitungkan.

Situasi di Manchester United juga berubah setelah Michael Carrick ditunjuk sebagai manajer interim. Posisi Rashford yang sebelumnya tersisih membuka peluang bagi perubahan arah strategi klub. Banyak pengamat menilai ini menjadi momentum bagi United untuk meninjau kembali pemain-pemain yang sempat kurang mendapat kesempatan.
Namun, jalan pulang Rashford ke Old Trafford tidak mudah. Sinyal dari Barcelona menunjukkan bahwa klub Spanyol ingin mempertahankan sang pemain, sehingga Manchester United harus siap menghadapi negosiasi yang rumit jika ingin membawa Rashford kembali.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Carrick Tertarik Membawa Rashford Pulang
Michael Carrick dikabarkan ingin memulangkan Marcus Rashford jika ia dipercayakan menangani Manchester United secara permanen. Ketertarikan ini muncul karena Rashford sebelumnya tidak masuk rencana pelatih lama, Ruben Amorim.
Rashford meninggalkan United dengan status pinjaman satu musim ke Barcelona, di mana klub La Liga memiliki opsi permanen saat bursa musim panas. Situasi ini membuat peluang kepulangannya ke United menjadi bahan spekulasi media.
Meski Carrick menunjukkan minat, laporan The Telegraph menyebut kemungkinan Rashford kembali ke Manchester United cukup sulit. Faktor internal klub dan posisi Rashford di Barcelona menjadi kendala utama.
Baca Juga: Snoop Dogg Ambisius Bawa Swansea Kembali ke Premier League dan Jadi Nama Global
Kontras Sikap Carrick dan Amorim

Di bawah Ruben Amorim, Rashford dianggap tidak lagi dibutuhkan di Manchester United. Amorim bahkan sempat memberi pernyataan keras tentang sang penyerang, menyiratkan ketidakpuasan terhadap kontribusinya di lapangan.
Selain alasan teknis, United juga ingin meringankan beban gaji Rashford. Kontraknya masih berlaku hingga 2028, sehingga peminjaman ke Barcelona menjadi solusi jangka pendek yang menguntungkan kedua belah pihak.
Kebijakan ini menunjukkan perbedaan jelas antara pendekatan Carrick dan Amorim. Carrick tampak lebih menghargai potensi dan kualitas Rashford, sementara Amorim fokus pada rencana tim jangka pendek dan efisiensi finansial.
Rashford Bahagia di Barcelona
Di Barcelona, Rashford tampil impresif dengan sembilan gol dan sembilan assist dari 31 penampilan, termasuk lima gol di Liga Champions. Pelatih Hansi Flick memuji performanya secara terbuka, menekankan kecepatan, kontrol, dan penyelesaian akhir sang pemain.
Rashford dilaporkan merasa bahagia di Camp Nou. Orang-orang terdekatnya menyebut ia menemukan kembali senyumnya, sementara Flick dikabarkan ingin mempertahankannya secara permanen. Meskipun tidak selalu menjadi starter dan mengalami rotasi lini serang, Rashford menerima kebijakan tersebut dengan baik.
Kehadiran pemain seperti Raphinha dan Lamine Yamal tidak menimbulkan masalah besar, berbeda dengan tekanan besar yang dulu ia rasakan saat masih di Manchester United. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di goalsaleov.com.
