Drama VAR dan Penalti Penentu: Atalanta Singkirkan Dortmund di Liga Champions

Bagikan

Pertandingan antara Atalanta dan Borussia Dortmund di Liga Champions menghadirkan drama luar biasa yang ditentukan oleh keputusan VAR di detik-detik terakhir. Laga ini penuh ketegangan dengan kartu merah, kontroversi wasit, dan penalti penentu kemenangan.

Drama-VAR-dan-Penalti-Penentu-Atalanta-Singkirkan-Dortmund-di-Liga-Champions

Dortmund datang dengan keunggulan agregat 2-0 dari leg pertama, membuat banyak pihak memprediksi mereka akan melaju dengan mudah. Namun, Atalanta menunjukkan mentalitas luar biasa dengan bangkit dan membalikkan keadaan di kandang sendiri.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Keputusan VAR menjadi titik balik paling krusial. Pelanggaran keras terhadap Nikola Krstovic yang awalnya dianggap situasi biasa berubah menjadi penalti setelah tinjauan ulang, membuka jalan bagi kemenangan dramatis tim tuan rumah.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Kebangkitan Atalanta dan Gol-Gol Penentu

Atalanta memulai pertandingan dengan intensitas tinggi. Gianluca Scamacca membuka skor cepat, disusul gol dari Davide Zappacosta yang membuat stadion Bergamo bergemuruh menjelang turun minum.

Dominasi tuan rumah berlanjut di babak kedua saat Mario Pasalic mencetak gol ketiga melalui sundulan tajam. Gol tersebut sempat membawa Atalanta unggul agregat dan menempatkan Dortmund dalam tekanan besar.

Meski Karim Adeyemi memperkecil ketertinggalan dan menyamakan agregat, Atalanta tetap menjaga fokus. Mereka terus menekan hingga menit akhir, menunggu peluang terakhir yang akhirnya datang melalui situasi kontroversial.

Baca Juga: Ange Postecoglou Mengaku Terburu-buru Terima Nottingham Forest: Penyesalan Setelah Meninggalkan Tottenham

Penalti Samardzic dan Kekacauan Menit Akhir

Penalti-Samardzic-dan-Kekacauan-Menit-Akhir

Momen penentuan terjadi saat kiper Dortmund Gregor Kobel melakukan kesalahan yang memberi Atalanta peluang serangan terakhir. Umpan silang berbahaya mengarah ke Krstovic sebelum bek Ramy Bensebaini melakukan pelanggaran keras yang menyebabkan luka di kepala sang pemain.

Awalnya wasit hanya memberikan tendangan sudut, namun VAR mengubah keputusan menjadi penalti. Situasi memanas ketika pemain cadangan Dortmund Nico Schlotterbeck diganjar kartu merah karena protes, sementara Bensebaini menerima kartu kuning kedua.

Lazar Samardzic kemudian mengeksekusi penalti dengan sempurna pada menit kedelapan waktu tambahan. Gol tersebut memastikan kemenangan 4-1 pada malam itu dan agregat 4-3, memicu selebrasi emosional di stadion.

Atalanta Jaga Harapan Italia di Liga Champions

Kemenangan ini memiliki arti besar bagi sepak bola Italia. Setelah tersingkirnya beberapa wakil Serie A, Atalanta menjadi satu-satunya tim yang menjaga tradisi Italia selalu memiliki perwakilan di babak 16 besar.

Pelatih Raffaele Palladino menyebut kemenangan ini sebagai mimpi yang menjadi kenyataan. Ia memuji mentalitas tim yang tidak menyerah meski sempat tertinggal dan diremehkan banyak pihak.

Dengan keberhasilan ini, Atalanta kembali ke babak 16 besar untuk pertama kalinya sejak musim 2020–21. Mereka kini menanti undian yang akan menentukan lawan berikutnya, dengan kemungkinan menghadapi raksasa Eropa seperti Arsenal atau Bayern Munchen. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di goalsaleov.com.